Monday, 23 May 2016

May Book Haul

This will be the first Book Haul post I ever published. I have never published my book haul before, and now I decided to post it.

Mei belum berakhir, tapi saya sudah publikasikan  buku-buku tangkapan saya selama Bulan Mei. Ya, karena saya sadar saya sudah menghabiskan banyak uang untuk beli buku per tanggal 01 Mei 2016. Sehingga saya memutuskan saya nggak akan beli buku lagi. Seenggaknya sampai gajian datang, sih. Hehehe.

BOOKS-facebook

Para booklovers di mana pun kalian berada, pasti menyadari bahwa ada banyak event di Indonesia yang memanjakan mata para bookworms di bulan ini. Mari mengingat kembali event diskon buku impor besar-besaran yang diadakan oleh Big Bad Wolf, lalu ada juga event diskon yang cukup menggiurkan oleh beberapa toko buku untuk memeriahkan Hari Buku Nasional. Belum lagi kalau kamu berulang tahun di bulan ini dan kebetulan menjadi anggota dari beberapa toko buku yang menjanjikan diskon tambahan—yang juga cukup menggiurkan—ketika berbelanja di bulan kamu berulang tahun. Pokoknya Bulan Mei ini kerasa banget saya menghambur-hamburkan banyak uang demi memenuhi rak buku saya.

Dan saya nggak menyesal.

Oke, jadi apa saja sih tangkapan saya di bulan ini?

P_20160520_081553

Ada 19 buku.

SEMBILAN BELAS buku yang saya beli di bulan ini dan itu merupakan pembelian terbanyak selama sebulan. Biasanya selama sebulan paling banter saya belanja ya paling nggak 10 buku. Bulan ini, saya hampir belanja dua puluh buku. Dan, tolong, jangan tanya berapa rupiah yang saya keluarkan untuk membeli buku-buku tersebut. They did cost me a lot of money.

But, still, I’m not regretting any.

On to the next one. Let’s see the detail.

1.    The Armageddon Rag dan Dreamsongs Vol. II oleh George R.R. Martin

I don’t even know why did I buy these. The thing is, I bought them at Big Bad Wolf event. Saya diberi kabar oleh teman saya bahwa antrian pengunjung Big Bad Wolf panjangnya melebihi antrian sembako. Saya udah bikin daftar buku apa saja yang saya inginkan, dan syukur-syukur kalo BBW menjual buku-buku dalam daftar saya dalam harga yang super rendah. Nyatanya, banyak banget judul yang nggak ditemukan oleh teman saya. Nah, karena saya nggak mau buat perjalanannya sia-sia, rumahnya di Cilegon btw, dan dia harus jauh-jauh menyetir ke Tangerang supaya saya nggak ngambek, akhirnya saya cuma minta buku-buku karangannya George R.R. Martin yang sudah diangkat ke layar kaca dan jadi favoritnya banyak orang termasuk saya. Nemu. Tapi cuma dua. Dan itupun bukan seri Games of Throne.

P_20160520_081856

 

2.    The Shining oleh Stephen King

Oke, jadi saya nggak dapat buku-buku yang amat-sangat saya inginkan di event BBW, teman saya pun memutuskan untuk nongkrong dengan temannya yang lain di daerah Karawaci, katanya. Lalu dia pun melihat toko buku impor di seberang tempat nongkrongnya. Iseng, masuklah ia dan temannya ke tempat buku itu. Hasilnya, beberapa buku yang ada dalam daftar keinginan saya, yang harusnya saya beli di BBW tapi malah nggak ditemukan, malah ada di toko buku tersebut. Alasan utama saya beli buku ini adalah karena saya beli buku keduanya terlebih dahulu, ‘Doctor Sleep’. Dan mau nggak mau saya harus beli buku pertamanya supaya lebih nyambung.

P_20160520_081831_1

 

3.    Moby Dick oleh Herman Melville

Nggak ada alasan spesifik juga sih kenapa saya membeli buku ini. Tapi gara-gara film ‘In the Heart of the Sea’ yang katanya menjadi inspirasi lahirnya Moby Dick, saya jadi pengen tahu banget cerita Moby Dick. Dibeli di tempat yang sama, di toko buku impor di daerah Karawaci.

 

4.    Sense and Sensibility oleh Jane Austen

Sejak membaca Pride and Prejudice, saya merasa bahwa saya harus membaca karya lainnya dari Jane Austen, kisah cinta yang latarnya sangat klasik dengan bahasa yang romantis tapi manis itu justru memikat saya. Sementara untuk karya penulis dengan judul yang ini, rasanya susah banget untuk ditemukan. Sekalinya ketemu, harganya selangit. Nah, saya beruntung banget menemukan buku ini di toko buku impor yang sama dengan harga yang menurut saya murah banget untuk buku impor.

P_20160520_081654

 

5.    The Little Prince oleh Antoine de Saint Exupery

Penasaran aja sih, dengan ceritanya. Nggak ada alasan spesifik juga kenapa saya beli buku ini. Murni karena penasaran.

 

6.    The Jungle Book oleh Rudyard Kipling

Beberapa minggu sebelum membeli buku ini, saya menonton filmnya yang rilis di bioskop pada Bulan April (atau Maret, ya?), dan menurut saya ceritanya menurut saya seru banget, latarnya pun juga bagus banget. Belum lagi tentang tokoh-tokohnya yang lucu-lucu dan heroik dan epik. Hal tersebut kurang lebih menjadi latar belakang saya ingin membeli buku ini.

P_20160520_081801

 

So, the thing is, teman saya ditawari untuk mendaftar menjadi anggota toko buku tersebut, dengan membayar sejumlah beberapa ratus ribu rupiah saya akan mendapatkan kartu member yang akan berlaku selama dua tahun dan dengan memiliki kartu tersebut tiap saya berbelanja di toko buku tersebut saya akan mendapatkan poin tiap x rupiah plus diskon untuk beberapa produk. Tambahan lagi, sebagai welcome gift mereka juga memberikan diskon 20% dan voucher potongan sebesar Rp. 50,000. yang langsung teman saya gunakan saat itu juga. Tambahan lain lagi, karena saya membuat member di bulan saya berulang tahun, saya mendapatkan voucher 20% yang bisa digunakan sampai akhir bulan. Lalu ada voucher 20% lagi yang—kata teman saya, sih—bisa digunakan sebelum akhir Bulan Agustus 2016. Oke, kita lanjut ke tangkapan saya:

 

7.    Children of Hurin (Putra-putri Hurin) oleh J.R.R. Tolkien

Saya termasuk yang menyukai karya-karya Profesor Tolkien, jadi ketika saya mendengar bahwa buku ini akan diterjemahkan dan  diterbitkan oleh salah satu penerbit unggulan di Indonesia, rasanya saya happy bangettt. Terbit mulai Bulan April, tapi saya menunggu sampai Hari Buku Nasional di mana beberapa toko buku memberikan diskon sampai 30% untuk semua buku bacaan.

PicsArt_05-22-08.32.10 

 

8.    Just One Year oleh Gayle Forman

Kalau ada sekuel yang saya tunggu-tunggu, bisa jadi buku ini salah satunya. Serial pertamanya diterjemahkan pada tahun 2013, dan ceritanya lucu banget. Bukan lucu yang membuat saya terbahak-bahak, sih. Konyol saja, membaca seorang gadis yang mati-matian pergi ke Perancis demi menemui seorang cowok yang baru ia kenal sehari ketika ia berwisata ke suatu negara. Saya tunggu-tunggu banget sekuelnya supaya saya tahu penutupnya gimana, berakhir bahagia apa nggak, atau bagaimana. Pokoknya ketika buku ini akhirnya diterjemahkan tahun ini, nggak pake mikir lama deh buat beli buku ini.

P_20160520_082136

 

9.    Dunia Sophie oleh Jostein Gaarder

Kata orang buku ini bagus banget untuk menambah wawasan mengenai filsafat. Dikemas dengan cerita yang sederhana, tokoh yang belum dewasa, dan bahasa yang mudah dimengerti, banyak banget deh pokoknya yang merekomendasikan buku ini ke saya. Karena harganya yang lumayan menguras kocek, jadi saya tunggu sampai benar-benar ada toko buku yang bisa kasih diskon lumayan gede. Syukurlah, tahun ini bisa terbeli juga.

P_20160520_082230

 

10. Cinta Tak Pernah Tepat Waktu oleh Puthut E.A.

Beli buku ini murni karena suka judul dan sampulnya. Untung diskon 30%.

P_20160520_082326_1

 

11. Beberapa buku puisi untuk memperluas wawasan saya tentang puisi masa kini. Buku yang saya beli adalah:

Love & Misadventure (Cinta & Kesialan-kesialan) oleh Lang Leav yang diterjemahkan oleh M. Aan Mansyur

Sergius Mencari Bacchus oleh Norman Erikson Pasaribu yang menjadi Pemenang I Sayembara Menulis Buku Puisi Dewan Kesenian Jakarta 2015

Kawitan oleh Ni Made Purnama Sari yang menjadi Pemenang II

Dan Ibu Mendulang Anak Berlari oleh Cyntha Hariadi yang menjadi Pemenang III.

P_20160520_082022

 

12. Macbeth oleh William Shakespeare

Lagi-lagi buku impor yang sama dengan toko buku yang ada di daerah Karawaci, bedanya yang ini di daerah Ngagel, Surabaya. Menggunakan diskon ulang tahun plus saldo yang ada di kartu anggota saya, ini adalah salah satu buku yang saya incar dari dulu. Sebenarnya saya sudah pernah baca kisah ini, hanya saja diceritakan oleh orang lain dengan gaya dan bahasa sesuka pencerita. Ceritanya menurut saya tragis, yah.

 

13. Jack the Ripper the Whitechapel Murderer oleh Terry Lynch

Saya masih dibuat bingung oleh sosok Jack the Ripper yang sebenarnya fiktif ataukah memang ada. Bagaimanapun juga sosok ini tetap saja seperti legenda.

P_20160520_081718

 

14. Dongeng anak-anak karya H.C. Andersen dan Peter Pan oleh J.M. Barrie

Rasanya ada sesuatu yang membuat saya jatuh cinta dan tertarik untuk membaca dongeng untuk anak bayi, padahal usia saya hampir mendekati usia ibu-ibu.

P_20160520_081617

 

And, that, kids, is how I spent my money. Rasanya saya udah ngabisin jatah belanja buku untuk dua bulan ke depan. Huhuhu.

No comments:

Post a Comment