Friday, 16 February 2018

Dulu Saya Suka Membaca

Post kali ini, saya akan membahas sesuatu berdasarkan ucapan teman saya yang bukan-bookworm yang cukup sering saya dengar.

Seperti ini contohnya,

“Sebenarnya aku tuh dulu suka membaca, loh.”

Dulu? Apakah sekarang tidak suka lagi, begitu?

“Ya, berhubung nggak punya waktu, jadi semacam nggak sempat membaca lagi, jadi sekarang nggak pernah lagi baca buku.”

banner

Monday, 22 January 2018

Tikus dan Manusia (Of Mice and Men)-John Steinbeck

ID_GPU2017MTH01TDMMAM_CMulai dibaca: 2 Desember 2017
Selesai dibaca: 6 Desember 2017

Judul: Tikus dan Manusia (Of Mice and Men)
Penulis: John Steinbeck
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Penerjemah: Ariyantri E. Tarman
Tahun terbit: Februari 2017
Tebal halaman: 144 halaman
Format buku: Paperback
ISBN: 978-602-033-781-4
Harga: Rp42.000 (Gramedia.com)

Rating: 4/5

Beberapa kilometer arah selatan dari Soledad, Sungai Salinas mengalir merapat ke tepian sungau di sisi bukit dan merembah dalam dan hijau. (hal. 7)

George dan Lennie merupakan sahabat karib. George bertubuh kurus dan selalu ada dan melindungi ketika Lennie terlibat dalam suatu masalah, sedangkan Lennie bertubuh tambun dan memiliki keterbelakangan mental dan ia sering tidak tahu bahwa apa yang ia lakukan bisa membuatnya tercebur dalam suatu masalah. Mereka berdua bekerja di sebuah peternakan di utara sebelum Lennie—untuk yang kesekian kalinya—membuat ulah yang membuatnya berada dalam masalah besar.

“Kalau memikirkan saat-saat menyenangkan yang bisa kudapatkan tanpa kau, aku jadi gila. Aku tidak pernah merasa damai.” (hal. 21)

George yang sebenarnya tidak memiliki urusan apapun dengan Lennie maupun masalahnya mau tidak mau ikut terlibat karena ia selalu berusaha melindungi Lennie yang malang. Kali ini masalahnya adalah Lennie yang dituduh berbuat cabul pada putri pemilik peternakan. Lennie yang malang, ia hanya ingin menyentuh rok indah yang dikenakan oleh si gadis tersebut, tapi ia malah dituduh hendak melakukan perbuatan cabul. George dan Lennie tidak punya pilihan lain selain kabur dari orang-orang yang marah yang mengejar-ngejar mereka. Mereka pun terpaksa mencari pekerjaan di peternakan lain di Weed. George berharap bahwa ia maupun Lennie takkan terlibat dalam suatu masalah besar yang membuat mereka dikejar-kejar pemilik peternakan sehingga mereka harus mencari tempat kerja yang baru lagi, kali ini sebisa mungkin mereka harus bisa bekerja lebih lama di peternakan baru, sebisa mungkin mereka harus menjauhkan diri dari masalah. Ada cita-cita yang harus mereka wujudkan.

“Aku tidak mau saus tomat. Aku tidak akan makan saus tomat biarpun ada di sini di sebelahku.”
“Kalau ada saus tomat di sini, kau bisa makan sedikit.”
“Tapi aku tidak akan makan sedikit pun, George. Aku akan sisakan semua buatmu. Kau bisa taruh saus tomat banyak-banyak di kacangmu dan aku tidak akan sentuh itu sama sekali.”
(hal. 21)

IMG_20180120_121443 copy